Loading…
  • 0
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
<<< Selamat Datang di Website UPBJJ-UT Surabaya, Kampus C Unair Jl. Mulyorejo Surabaya 60115 Telp. 031 - 5961861, 5961862, Faks. 031 - 5961860; Whatsapp. 0895617034951, 085945611571 E-mail: ut-surabaya@ecampus.ut.ac.id Media Sosial : https://www.facebook.com/ut.surabaya ---- https://twitter.com/ut_sby ---->>>>


 

TUTOR UT SURABAYA BERSINERGI MENCERDASKAN BANGSA


1

Demi menjawab tantangan global, pemerintah mencanangkan untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi yang ditargetkan mencapai 50 persen pada lima tahun mendatang. APK Pendidikan Tinggi Indonesia saat ini yang mencapai kurang dari 35% tergolong rendah jika dibandingkan dengan APK Pendidikan Tinggi di beberapa negara ASEAN lain. Untuk itu, sejak 2019, Universitas Terbuka (UT) diberi mandat untuk meningkatkan jumlah APK Pendidikan Tinggi Indonesia dengan target memilik satu juta mahasiswa.

Dalam upaya meningkatkan APK tersebut dan demi mencerdaskan anak bangsa, Universitas Terbuka terus berupaya meningkatkan kualitas layanan bantuan belajarnya. Hal ini tentu juga dilakukan oleh UT Surabaya sebagai salah satu UPBJJ (Unit Program Belajar Jarak Jauh) UT yang memiliki jumlah mahasiswa yang banyak. Dalam upaya penyediaan layanan bantuan belajar yang berkualitas, secara berkala UT Surabaya terus merekrut tutor-tutor baru untuk memenuhi kebutuhan jumlah tutor di UT Surabaya, dimana tutor-tutor baru tersebut diberi pelatihan yang intensif guna mempersiapkan pemberian layanan bantuan belajar yang optimal.

Pelatihan Tutor Tutorial Tatap Muka UT Surabaya kali ini dilaksanakan sejak tanggal 28 Februari 2020 hingga 1 Maret 2020. Selama tiga hari, para peserta berada di Hotel Grand Inna Tunjungan Surabaya guna mendapatkan berbagai materi yang akan menjadi bekal nanti saat melaksanakan tutorial tatap muka (TTM).

2

Tim instruktur yang terdiri dari Dr. Suparti, M.Pd. selaku Direktur UT Surabaya, Drs. Dwi Sambada, S.Pd., M.Pd., Dr. Tri Dyah Prastiti, M.Pd., Dra. Sri Tresnaningsih, M.Pd., Dra. Titik Setyowati, M.Pd., Pismia Sylvi, S.Si., M.Si. dan Dwianto Asmara, S.Kom., telah menyampaikan serangkaian materi yang dibutuhkan oleh tutor TTM UT Surabaya selaku perpanjangan tangan penyediaan layanan bantuan belajar bagi UT Surabaya. Para peserta tampak sangat antusias selama pelaksanaan pelatihan terutama ketika pelaksanaan praktik tutorial mini. Peserta juga mendapatkan informasi seputar Program Doktor di UT yang dijelaskan oleh ketua panitia, Dr. Pardamean Daulay, M.Si.

3

Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. selaku Rektor Universitas Terbuka juga telah menyempatkan hadir, melihat sekilas pelaksanaan pelatihan tutor TTM UT Surabaya dalam kunjungannya ke Surabaya pada tanggal 29 Februari 2020. Kedatangan Rektor UT tersebut menjadi sebuah kehormatan bagi UT Surabaya karena tidak semua UPBJJ-UT mendapatkan kesempatan melaksanakan kegiatan yang dihadiri oleh Rektor UT. Dalam sambutannya, Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. menyampaikan bahwa tutor UT adalah cerminan dari Universitas Terbuka karena para tutor adalah pihak yang paling dekat dan berinteraksi langsung dengan mahasiswa. Sehingga, sangat penting bagi tutor UT di seluruh Indonesia untuk mampu menunjukkan image yang baik dengan melaksanakan kegiatan belajar mengajar yang berkualitas. Prof. Ojat juga berharap apa yang peserta dapatkan selama pelatihan tutor TTM dapat diaplikasikan pada proses belajar mengajar.

Selama pelatihan berlangsung, aktivitas peserta dinilai oleh panitia untuk kemudian menjadi sebuah penilaian yang menjadi dasar dalam menentukan lima peserta terbaik di akhir sesi pelatihan. Lima peserta terbaik dari masing-masing kelompok dalam pelatihan tutor TTM UT Surabaya 2020.1 adalah M. Anas Thohir, M.Pd., Lestari, S.E., M.M., Theresia Purbandari, S.E., M.Sc., Wiwik Maryati, S.Sos M.S.M., dan Suhendro, S.E.M.M. Tutor-tutor tersebut diharapkan mampu menjadi teladan bagi rekan tutor lain dan mampu memotivasi tutor lainnya agar semakin mengembangkan kemampuan dalam menjawab tantangan selama proses belajar mengajar.

4

Tutor yang telah mengikuti pelatihan tutor TTM diharapkan nanti mampu memenuhi kebutuhan belajar mahasiswa UT baik mahasiswa pendidikan dasar maupun non pendidikan dasar. Kebutuhan mahasiswa UT Surabaya yang heterogen tentu menjadi sebuah tantangan bagi tutor UT Surabaya dalam proses pelaksanaan tutorial tatap muka. Oleh sebab itulah, pelatihan ini bertujuan untuk mencetak tutor TTM UT Surabaya yang berkualitas dan mampu memahami kebutuhan mahasiswa UT sebagai mahasiswa perguruan tinggi terbuka dan jarak jauh, yang berbeda dengan perguruan tinggi lain. Dengan adanya sinergi antara UT Surabaya dan tutor dalam upaya mewujudkan layanan bantuan belajar yang berkualitas, maka misi mencerdaskan bangsa dalam upaya peningkatan APK Pendidikan Tinggi diharapkan dapat tercapai.

Kontributor: Dewi Wardah

UT Surabaya Gelar OSMB Pertama
Bagi Mahasiswa Program Doktor

 

Agar sukses kuliah di UT, diperlukan Duiiiit, tapi bukan uang/money ya", melainkan DUIIIIT yaitu Doa - Usaha - Ikhtiar - Ikhlas - Inisiatif - Istiqomah - Istighfar dan Tawakal. Demikian disampaikan Direktur UT UPBJJ Surabaya, Dr.Suparti, M.Pd, pada hari Minggu, 22/02/2020 saat memberikan sambutan pada Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) Program Pascasarjana di UT Surabaya.

 

OSMB yang digelar di Kantor UPBJJ UT Surabaya Kampus C Unair tersebut dibuka oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Terbuka, Dr. Muhammad Yunus, S.S, M.A, dan diikuti seluruh mahasiswa baru program pascasarjana sebanyak 33 orang, terdiri dari mahasiswa Program Magister (S2) sebanyak 19 orang dan Program Doktor (S3) sebanyak 14 orang.


 

Sebelum acara pembukaan, kegiatan OSMB ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne UT. Selanjutnya, sambutan Direktur UT Surabaya, Dr. Suparti, M.Pd, yang menyampaikan selamat datang dan sekaligus ucapan terimakasih kepada para mahasiswa yang telah memilih UT untuk meningkatkan pendidikan ke jenjang S2 dan S3. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Suparti, M.Pd, juga menyampaikan bahwa OSMB kali ini cukup berkesan bagi keluarga besar UT Surabaya karena moment ini baru pertama kali dilaksanakan, dimana peserta OSMB adalah mahasiswa Program Doktor. Moment OSMB kali ini tambah berkesan karena dihadiri langsung oleh Wakil Rektot I UT, Dr. Muhammad Yunus, SS., M.A.

Diakhir sambutannya, Direktur UT Surabaya tak lupa mengajak seluruh mahasiswa baru, khususnya mahasiswa Program Doktor untuk mengikuti seluruh tahapan perkuliahan dengan sungguh-sungguh agar dapat menyelesaikan kuliah dan lulus tepat waktu. Untuk itu, dalam menuntut ilmu di UT hendaknya dimulai dengan niat dibarengi dengan doa. Niat dan Doa yang baik disertai dengan usaha ikhtiar, inisiatif yang dilandasi dengan hati yang ikhlas. Usahanya wajib Istiqomah dan hasilnya kita ber-Tawakal dengan menyerahkan sepenuhnya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Semoga kesuksesan mahasiswa Program Doktor angkatan pertama ini akan menjadi contoh bagi calon mahasiswa Doktor lainnya yang akan bergabung dengan UT.

Acara OSMB dibuka oleh Wakil Rektot I Universitas Terbuka, Dr. Muhammad Yunus, S.S., M.A, yang ditandai dengan penyematan jas almamater UT kepada dua orang perwakilan mahasiswa Program Magister dan Program Doktor.


 

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi OSMB yang disampaikan oleh Warek I UT. Mengawali pemaparannya, Dr. Muhammad Yunus, S.S., M.A, yang bisa disapa dengan Pak Yunus ini, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Program Doktor UT sebenarnya telah lama dipersiapkan, namun baru mendapat ijin tahun 2019, melalui Surat Keputusan Menristekdikti Nomor 790/KPT/I/2019, dimana UT diperkenankan membuka Program Pendidikan Strata 3 (S3) atau Doktor dengan sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Pertama di Indonesia dengan dua program studi yaitu program Doktor Administrasi Publik (DAP) dan Doktor Ilmu Manajemen (DIM).

Lebih lanjut, Pak Yunus menjelaskan bahwa Program Pascasarjana berbeda dengan Program Studi S1 yang masuknya tanpa melalui tes, tapi Program Magister (S2) dan Doktor (S3) setiap calon mahasiswa diwajibkan mengikuti tes masuk. Pelaksanaan tes masuk Program Doktor S3 telah dilaksanakan awal Februari yang diikuti sebanyak 220 calon mahasiswa dan setelah dilakukan tes hanya 80 orang yang diterima, termasuk 13 orang mahasiswa Program DAP dan 1 orang DIM.

Dalam kesempatan itu, Pak Yunus juga menjelaskan sistem pembelajaran yang akan ditempuh mahasiswa Pascasarjana UT baik program Magister (S2) maupun bertumpu pada belajar mandiri sehingga inisiatif, prakarsa, motivasi, dan pengaturan belajar berasal dari mahasiswa sendiri. Namun, mahasiswa UT tidak perlu khawatir karena UT telah menyiapkan bahan ajar utama dalam bentuk paket bahan ajar cetak, yang terdiri dari buku materi pokok (modul) berisi substansi mata kuliah, dan bahan ajar non-cetak dalam bentuk digital video disc (DVD). Selain itu, sifat bahan ajar UT dimodifikasi dengan menerapkan Self-Contained, Self-Instruction, dan Self-Explanatory sehingga mudah dipelajari oleh mahasiswa. Selain itu, UT menyiapkan bahan ajar pengayaan berupa materi kuliah dalam tutorial online (tuton) yang wajib diikuti oleh mahasiswa dan referensi dari berbagai sumber baik online maupun off-line.


 

Selain itu, Pak Yunus juga menjelaskan bahwa masa studi program Pascasarjana Magister (S2) minimal 4 semester dan Program Doktor 6 Semester dengan persyaratan kelulusan semua mata kuliah dengan nilai minimal B dan IPK ≥ 3,25. Namun, hhusus program Doktor, Pak Yunus mengingatkan selain kewajiban menulis Disertasi, mahasiswa juga diwajibkan untuk mempublikasikan artikel dalam jurnal internasional. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang ada dalam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), yang menetapkan kualifikasi lulusan Doktor pada level 9, yaitu “mampu melakukan pendalaman dan perluasan IPTEKS baru melalui riset, menyelesaikan masalah dengan pendekatan multi atau transdisiplin”.

Terkait dengan capaian kualifikasi lulusan Doktor tersebut, maka setelah kegiatan OSMB ini, seluruh mahasiswa program Doktor wajib mengikuti Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) yang meliputi materi keterampilan akademik (Academic Skills), Pemanfaatan TIK untuk Pembelajaran, Pengenalan Riset Ilmiah (Etika Penelitian dan Publikasi, Pengenalan Software Analisis Data, Penggunaan Reference Tools, identifikasi permasalahan penelitian, dan penguatan dasar keilmuan dalam bentuk martikulasi mata kuliah.

 

Dalam kesempatan itu, Dr. Pardamean Daulay, S.Sos., M.Si, yang diberi amanah sebagai penanggungjawab Pascasarjana di UT Surabaya, menambahkan bahwa kunci sukses belajar di program pascasarjana UT sangat terkait dengan kesuksesan mengelola dan manajemen waktu, serta mampu mengakses layanan tutorial online. Untuk memastikan kesiapan mahasiswa mengikuti tuton, dalam kesempatan tersebut Dr. Pardamean Daulay, S.Sos., M.Si, sebagai penanggungjawab Pascasarjana di UT Surabaya mengajak seluruh peserta untuk melakukan aktivasi tuton, dan mempraktekkan cara membuka, mengirimkan tanggapan dan jawaban pada forum diskusi tuton. Dalam sesi ini, petugas ICT UT Surabaya, Dwianto Asmara, S.Kom juga memperkenalkan layanan Open Education Resources (OER) yang berisi tentang berbagai macam layanan bantuan belajar berbasis online yang dapat diakses oleh mahasiswa melalui situs UT (www.ut.ac.id), seperti web-supplement, ruang baca firtual, jurnal UT dan akses jurnal internasional.

 

Selain itu, mas Ariraya yang merupakan alumni Program Magister Manajemen (MM Fully Online) UT, didapuk untuk berbagi pengalaman dan kiat sukses mengikuti tutorial online di UT. Tampaknya mahasiswa cukup antusias mendengarkan sajian materi yang disampaikan, terlihat dari keaktipan mahasiswa mempraktekkan layanan tuton. Melihat antusiasme yang tinggi dari para mahasiswa, diharapkan mahasiswa dapat secara intens mengakses berbagai layanan bantuan belajar online dan saling berkomunikasi baik antarmahasiswa maupun antara mahasiswa dengan pihak UT, khususnya dengan pengelolaa PPs-UT di UPBJJ-UT Surabaya.

Kontributor: Pardamean Daulay

Untuk Memantapkan Menjadi Mahasiswa UT yang Cerdas, UT Surabaya Selenggarakan OSMB Prodi S1-Non Pendas dan Pendas Masa Registrasi 2020.1 

Universitas Terbuka sebagai Cyber University, penyelenggaraannya menerapkan sistem belajar jarak jauh dengan mode pembelajaran daring dan kemadirian belajar. Bukan hanya mode pembelajarannya tetapi di UT mulai dari registrasi, belajar, sampai ujiannya adalah fully online. Untuk itu, UT Surabaya sebagai unit penyelenggara Pergutuan Tinggi Jarak Jauh (PTJJ) setiap awal semester menyelenggarakan tradisi pembekalan terhadap mahasiswa baru yang disebut Edukasi Keterampilan Belajar Mahasiswa (EKBM) yang mencakup kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) dan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ). Pelaksanaan kegiatan OSMB di UT Surabaya pada masa registrasi 2020.1 dibuat dalam 5 zona lokasi yakni Surabaya, Lamongan, Madiun, Mojokerto, dan Sumenep dengan waktu pelaksanaan diantara tanggal 08 dan 09 Pebruari 2020. Kegiatan OSMB kluster 1 yang dilaksanakan di Surabaya pada hari Sabtu, 08 Pebruari 2020 bertempat di Airlangga Convention Center (ACC) Kampus C Unair Mulyorejo Surabaya diikuti oleh 334 mahasiswa baru dari FKIP dan Non FKIP dari kota/kabupaten wilayah jangkauan UT Surabaya yakni Kota Surabaya, Sidoarjo, Bangkalan, dan luar jangkauan UT Surabaya.

Acara diawali dengan bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne UT, dan do’a. Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan secara resmi oleh Direktur UT Surabaya yang ditandai dengan penyematan jaket almamater kepada kelima perwakilan mahasiswa sebagai simbol telah diresmikannya para peserta sebagai bagian civitas akademika UT Surabaya. Di sela-sela sambutan pembukaan dan sajian materi tentang ke-UT-an dan menjadi mahasiswa UT yang CERDAS, Direktur UT Surabaya yakni Dr. Suparti, M.Pd menyampaikan: “Selamat datang dan bergabung dengan UT serta Anda harus bangga menjadi mahasiswa UT karena UT merupakan Perguruan Tinggi Negeri dan Cyber University”. Beliau menambahkan bahwa “salah satu peserta kali ini yakni Willy Kusuma sudah menjadi alumni UT ke-7-kali dan saat ini menjadi mahasiswa baru program studi Ilmu Perpustakaan. Hal ini menunjukkan bahwa “mitos kuliah di UT sulit lulusnya tidak benar, jadi nanti Mas Willy bisa sharing bagaimana kiat sukses belajar di UT”.

Materi terkait sebagai kuliah umum dengan topik: Be Excelent Generation disajikan oleh Dr. Tirto Adi selaku SekDin Kota Sidoarjo. Sebagian dari kutipan sajian Dr. Tirto Adi, M.Pd menyampaikan bahwa: “mahasiswa yang handal di era revolusi industri 4.0 adalah mahasiswa yang memiliki kompetensi dan pemahaman literasi serta berkarakter”. Karena itu, sajian materi BBLBA tentang “Kiat Sukses Belajar di UT” memiliki konektivitas dalam penyiapan mahasiswa UT yang CERDAS sebagai mahasiswa Cyber University. Sebagaimana Drs. Sulistiyono, M.Pd menyampaikan dalam sajiannya bahwa: “UT menjadi pioner Cyber University dan dijadikan benchmark dalam penyelenggaraan sistem belajar jarak jauh dengan mode pembelajaran daring dan konsep belajar mandiri. Sejak tahun 2000-an UT telah melaksanakan bantuan belajar melalui Tutorial Online (tuton) dan saat ini telah mengembangkan Tutorial Webinar”. Bahkan, “UT menjadi pioner dalam penyelengaraan program studi doktoral dengan modus pembelajaran jarak jauh (PJJ) yakni program studi S3 Doktor Ilmu Manajemen (FE) dan S3 Doktor Administrasi Publik (FHISIP). Untuk itu, mahasiswa UT melalui kegiatan EKBM yang mencakup OSMB dan PKBJJ akan dibekali strategi belajar mandiri yakni bagaimana mengelola waktu, bagaimana teknik membaca cepat, dan bagaimana merekam hasil baca (resume, outline, dan peta konsep)” tambahnya.

Materi tentang Layanan Online serta registrasi dan pengujian disampaikan oleh staf ICT Dwianto Asmara, S.Kom dan Dr. Pardamaian Daulay, M,Si disampaikan pada sesie setelah ISHOMA. Mahasiswa dibimbing bagaimana mengaktivasi tuton, SIA, B.A digital, dan sejumlah aplikasi di laman UT. Bahkan, Dr. Pardamaian Daulay, M,Si menegaskan bahwa mulai dari registrasi, layanan bahan ajar dan belajar, sampai pada UAS UT telah memanfaatkan aplikasi online. Setelah sajian materi, acara ditutup secara resmi oleh Direktur UT Surabaya. Terlihat, suasana dan raut wajah semua peserta seperti ingin berkata bahwa: “kami puas terhadap layanan UT”. Akhirnya, kami juga ingin menyampaikan perasaan dalam hati seperti kutipan kata penyair bahwa: “kalau mendung hitam sudah di atas kepala, jangan larang hujan turun ke bumi; kalau angin sudah bertiup dengan kencangnya, jangan larang daun-daun kering berguguran”. Jadi, “kalau semangat belajar mandirimu sudah tertancap di UT, jangan larang kami UT selalu setia melayanimu”.

Kontributor: Sulistiyono

MENGAWALI 2020 UNIVERSITAS TERBUKA SURABAYA

MENARIK MINAT BELAJAR MASYARAKAT PADA

EXPO CAMPUS - PAMERAN PERGURUAN TINGGI

DI AUDITORIUM Dr. KH. MUSTA'IN ROMLY UNDAR JOMBANG

 

Mengawali perjalanan 2020, UT Surabaya melakukan sosialisasi dan promosi kepada siswa siswi kelas 12 SMA/SMK Negeri/Swasta se-Kabupaten Jombang melalui kegiatan Expo Campus 2020 yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Kabupaten Jombang. Parade kampus tersebut digelar di Auditorium Dr. KH. Musta'in Romly UNDAR Jombang, pada 15 s/d 16 Januari 2020. Diikuti sejumlah 80 perguruan tinggi (PT) dan 27 Ikatan Mahasiswa Jombang (IMJ) yang berkampus di area Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat, acara tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Jombang, Ibu Munjidah Wahab.

Mengusung konsep belajar mandiri dan jarak jauh yang memberikan fleksibilitas seseorang untuk tetap kuliah dan bekerja ataupun kuliah di dua perguruan tinggi sekaligus, cukup mampu menarik menarik animo para pengunjung yang sebagian besar adalah siswa, dan beberapa guru/karyawan. Sebagian besar siswa SMK dan sebagian siswa SMA menyatakan ingin kuliah dan bekerja setelah lulus. UT menjadi jawaban yang tepat untuk keinginan mereka. UT juga tetap bisa menjadi pilihan bagi mereka yang berkeinginan kuliah di perguruan tinggi tatap muka, dan di saat yang sama juga kuliah program studi lain yang mendukung kompetensi mereka.

Umumnya para pengunjung menanyakan program studi di UT dan akreditasinya, biaya pendidikan, sistem kuliah online, beasiswa, dan ke mana harus mendaftar apakah harus ke UT Surabaya atau ke “UT Jombang”. “UT-Jombang” yang dimaksud sebenarnya adalah mitra UT Surabaya yaitu pengurus kelompok belajar di Jombang yang berada di Pokar Putra Bangsa yang berada di Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang, Pondok Pesantren Miftahus Sa'adah, Mojoagung, Jl. Sayid Sulaiman 153B, Mojoagung Jombang, dan Pondok Pesantren Al-Aqobah, Desa Kwaron Kec. Diwek Kab. Jombang. Informasi program Pascasasarjana UT juga cukup diminati oleh pengunjung, terutama para guru dan karyawan. Mereka ingin meningkatkan kompetensi melalui jenjang S2 tapi tanpa meninggalkan kesibukannya sekarang.

 

Pengguntingan pita oleh Ibu Munjidah Wahab, selaku Bupati Kabupaten Jombang, menandai pembukaan secara resmi Expo Campus 2020


 

Acara yang dibuka pukul 09.30 WIB tersebut dikunjungi sekitar 10.000 siswa dan guru, cukup membuat booth UT yang sebenarnya berada di pojok yang artinya lebih luas daripada booth peserta lain menjadi sesak dari awal hingga akhir acara. Booth UT yang cukup atraktif tampaknya juga menarik pengunjung sehingga ada di antara mereka yang berswafoto. Animo yang tinggi dari para pengunjung, menjadi salah satu indikator keberhasilan ekspose UT di event ini, yang tidak lepas dari hasil kolaborasi UT Surabaya bersama pengurus pokjar Kabupaten Jombang, dan mahasiswa yang berkontribusi pada acara tersebut.

 

Booth Universitas Terbuka diminati banyak pengunjung Expo Campus 2020


 

 

PERKENALKAN PROGRAM DOKTOR, DIREKTUR UT SURABAYA

BERI SAMBUTAN DIDEPAN PESERTA APEL PAGI

KANTOR WALIKOTA MADIUN

 

Hingga saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengenal Universitas Terbuka secara menyeluruh. Hal ini terbukti dari banyaknya masyarakat yang beranggapan bahwa UT adalah Perguruan Tinggi (PT) yang dikhususkan bagi guru atau orang tua yang sudah bekerja. Ironisnya, banyak pula masyarakat yang menilai UT sebagai PT swasta. Untuk mensosialisasikan UT kepada masyarakat secara luas, UT Surabaya telah melakukan audiensi dengan Walikota Madiun dan Bupati Magetan, pada tanggal 6 – 7 Januari 2020.

Dalam kegiatan audiensi ke Kantor Walikota Madiun, Direktur UT Surabaya, Dr. Suparti, M.Si mendapat kehormatan mengikuti kegiatan Apel Pagi bersama Walikota Madiun dan seluruh pejabat Aparat Sipil Negara (ASN) di Kota Madiun. Kegiatan Apel Pagi sudah menjadi rutinitas di lingkungan pemerintahan Kota Madiun, yang dilaksanakan pada awal bulan dan biasanya dipinpin oleh Walikota Madiun. Apel Pagi yang dilaksanakan pada 6 Januari 2020 sedikit berbeda karena diakhir acara Direktur UT Surabaya, Dr. Suparti, M.Pd diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutan dan sekaligus mempromosikan UT.

Dalam sambutannya, Direktur UT Surabaya memperkenalkan bahwa UT merupakan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ke-45 di Indonesia yang diresmikan pada tanggal 4 September 1984 dan sistem pembelajaran di UT sangat fleksibel karena menekankan pada pembelajaran Mandiri, Terbuka, dan Jarak Jauh. UT memiliki empat fakultas; yaitu; Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP), Faklutas Sains dan Teknologi (FST), dan Fakultas Ekonomi (FE), yang menyelenggarakan 35 program studi S1 dan Diploma. Selanjutnya, sejak tahun 2004, UT juga telah menyelenggarakan Program Pascasarjana (PPs), yaitu; Magister Administrasi Publik (MAP), Magister Manajemen (MM), Magister Manajemen Perikanan (MMP), Magister Pendidikan Matematika (MPMT), Magister Pendidikan Bahasa Inggris (MPBI), Magister Pendidikan Dasar (MPDR), dan Magister Ilmu Lingkungan.

Selain itu, Direktur UT Surabaya juga menyampaikan bahwa pada tahun 2020 ini, UT   membuka program Doktor dengan sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) pertama di Indonesia, yaitu Program Doktor Administrasi Publik (DAP) dan Program Doktor Ilmu Manajemen (DIM). Sebagai tahap awal, dalam penyelenggaraan program Doktor, UT Pusat hanya memperkenankan tiga UPBJJ untuk membuka program Doktor, yaitu UT Jember untuk program Doktor Ilmu Manajemen, UT Serang untuk program Doktor Administrasi Publik dan program Doktor Ilmu Manajemen, dan UT Surabaya untuk program Doktor Administrasi Publik. Kepercayaan yang diberikan kepada UT Surabaya sebagai penyelenggara program Doktor Administrasi Publik, tentu menjadi suatu kehormatan bagi segenap keluarga besar UPBJJ-UT Surabaya, karena itu proses rekrutmen calon mahasiswa program Doktor Administrasi Publik terus digalakkan. Dalam kesempatan tersebut, Direktur UT Surabaya dengan bangga memperkenalkan salah satu pegawai di Pemerintahan Kota Madiun yang telah mendaftar sebagai calon mahasiswa program Doktor, yaitu Bapak Misdi (saat ini bertugas sebagai Sekretaris Dewan) di Kantor DPRD Kota Madiun. Diharapkan pegawai lainnya akan mengikuti jejak Bapak Misdi agar realisasi program kerja Walikota Madiun yang lebih dikenal dengan Panca Karya, yaitu Madiun Kota, Pintar, Melayani, Membangun, Peduli, dan Terbuka. Salah satu prioritas Panca Karya tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan SDM dan meningkatkan kualitas ASN di Kota Madiun.

madiun 1

Diakhir sambutannya, Direktur UT Surabaya menitipkan pesan kepada Walikota Madiun agar memberikan beasiswa kepada para pegawai di lingkungan pemerintahan Kota Madiun untuk meningkatkan kompetensi ke jenjang pendidikan S1, S2 dan S3 melalui UT. Selain itu, pesan juga disampaikan kepada para pegawai Pemkot Madiun untuk membantu menyampaikan informasi tentang UT sebagai Perguruan Tinggi Negeri kepada masyarakat luas, khususnya masyarakat Kota Madiun.


Walikota Madiun Drs. H. Maidi, SH., MM., M.Pd, memberikan respon yang sangat positif karena Universitas Terbuka menerapkan sistem belajar jarak jauh sehingga apabila pegawai yang ingin melanjutkan kuliahnya tidak terganggu dengan jam kerjasnya dan beliau berjanji akan mensosialisasikan keberadaan Universitas Terbuka (UT) khususnya Program Doktor kepada seluruh pegawai yang ada di Kota Madiun. Dalam kesempatan itu, Walikota Madiun yang merupakan mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun secara langsung menugaskan Bapak Misdi untuk mengkoordinir seluruh pagawai yang akan mengikuti program Doktor.


Dalam acara Apel Pagi tersebut, Direktur UT Surabaya memberikan cendramata dari UT sebagai kenang-kenangan dan simbol persaudaraan. Semoga audiensi ini membawa hasil yang menggembirakan dan jumlah mahasiswa UT di Kota Madiun terus bertambah, khususnya calon mahasiswa Program Doktor.


Pada hari yang sama, Direktur UT Surabaya melanjutkan kegiatan sosialisasi UT ke kantor PT. Industri Kereta Api (INKA). Kedatangan Direktur UT Surabaya diterima oleh Manajer SDM dan kepala Tata Usaha. Pertemuan berlangsung selama 60 menit di ruang rapat kantor PT. INKA. Dalam pertemuan tersebut, Direktur UT Surabaya menyampaikan informasi seputar UT sebagai salah satu PTN di Indonesia, sistem belajar di UT yang fleksibel dan cocok untuk karyawan yang sedang bekerja. UT memiliki program studi, baik S1, S2, dan pada tahun 2020 ini akan membuka program S3. Selain itu, Direktur UT Surabaya menyampaikan keinginan untuk menjalin untuk bekerjasama dengan PT. INKA, khsusnya dalam peningkatan kualifikasi pendidikan karyawan, terutama bagi mereka yang belum sarjana dan yang berkeinginan studi ke jenjang S2 dan S3.


Menanggapi tawaran dari Direktur UT Surabaya, manajer SDM PT. INKA menyampaikan bahwa sistem belajar yang fleksibel dan online cukup menarik dan cocok untuk para karyawan. Apalagi, saat ini PT. INKA memiliki 1.500 karyawan, diantaranya masih ada yang belum sarjana. Untuk itulah, kedepan Manajer SDM berjanji akan melakukan pendataan karyawan yang berminat melanjutkan studi di UT.



madiun 2madiun 4

madiun 3

Sosialisasi UT di PT. Industri Kreta Api Persero (INKA). Direktur UT Surabaya berkesempatan fotro bersama dengan salah seorang karyawan PT. INKA yang kebetulan mahasiswa UT Program S-1 Manajemen.

 

Sebelum acara sosialisasi berakhir, tidak lupa menitipkan brosur untuk disebarkan kepada seluruh karyawan PT. INKA. Melalui brosur tersebut, diharapkan informasi program studi UT dapat tersosialisasikan dengan baik kepada para karyawan dan masyarakat umum, khususnya di Kota Madiun. Dengan begitu, target 1 juta mahasiswa sebagaimana yang diharapkan rektor UT akan dapat tercapai.

 

Selepas dari PT. INKA, Direktur UT Surabaya melanjutkan kunjungan ke Universitas PGRI Madiun (UNIPMA). Kedatangan Direktur UT Surabaya, diterima langsung oleh Rektor UNIPMA, Dr. Pardji, M.Pd yang didampingi oleh Wakil Rektor I Dr. Dwi Payogo, M.Pd dan Wakil Rektor II Dr. Bambang Sugeng, M.Pd.

 

Mengawali pertemuan, Direktur UT Surabaya mengingatkan bahwa sebelum dilebur menjadi UNIPMA, UT Surabaya pernah menjalin kerja sama dengan IKIP PGRI Madiun, seperti penggunaan gedung perkuliahan untuk tempat pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) dan beberapa dosen pernah dilibatkan menjadi tutor untuk kegiatan tutorial program D2 dan S1 PGSD dan PGPAUD. Jalinan kerja sama yang terbangun tersebut diharapkan dapat dikembangkan dan ditingkatkan dalam bentuk kerjasama penyelenggaraan perkuliahan Jarak Jauh atau kuliah online untuk mata kuliah MKDU.

 

Beliau menambahkan, beberapa tahun lalu, pemerintah memang sempat melarang kuliah jarak jauh karena dikhawatirkan hanya akan dijadikan alat untuk mendapatkan ijazah tanpa kuliah yang nyata. Tapi kini, tampaknya pemerintah mulai berubah pikiran dengan rencana untuk mewajibkan kuliah jarak jauh. Hal ini sesuai dengan rencana Direktorat Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristikdikti). Sebagai pilot project, tahun lalu UT sudah mulai bekerja sama dengan Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, menerapkan kuliah jarak jauh, dimana mahasiswa UNDIP menempuh mata kuliah MKDU, seperti Bahasa Indonesia, Agama Islam dan Pendidikan Kewarganegaraan dengan sistem Jarak Jauh atau kuliah online melalui UT.

 

madiun 5

Penjajakan Kerjasama dengan Universitas PGRI Madiun (UNIPMA).

Direktur UT Surabaya memberikan brosur UT kepada Rektor UNIPMA Dr. Pardji, M.Pd.


Lebih lanjut, Direktur UT Surabaya menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan Dirjen Dikti tersebut, karena selama ini UT telah berpengalaman dalam menyelenggarakan pendidikan jarak jauh. Lewat layanan kuliah online atau yang sering disebut tutorial online, dosen UT tidak terbatas hanya melayani mahasiswa di Kota Madiun, tetapi juga dapat membimbing mahasiswa sampai ke polosok daerah terpencil. Keberhasilan yang dicapai UT tidak terlepas dari perkembangan penggunaan internet sehingga di era digital ini semakin mendorong pembelajaran tak tersekat lagi di ruang kelas, tetapi mahasiswa UNIPMA nantinya bisa mendapatkan fasilitas Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Ia juga menyebutkan, bahwa jika UNIPMA bekerja sama dengan UT, maka dosen-dosen UNIPMA nantinya tetap diberi kesempatan untuk mengampu mata kuliah di UT. Bahkan, dosen UNIPMA tidak terbatas hanya mengajar mahasiswa yang ada di fakultas, tetapi dapat menambah pengalaman mengajar pada fakultas lain, karena sistem kuliah di UT mahasiswa dapat mengambil mata kuliah lintas fakultas.


 

Rektor UNIPMA menyambut baik tawaran yang disampaikan Direktur UT Surabaya dan pada ksempatan ini menyampaikan UNIPMA akan mempelajari terlebih dahulu program apa yang perlu dikembangkan dengan UT. Terkait dengan, tawaran pengelolaan mata kuliah MKDU, Rektor UNIPMA sangat mengaprersiasi dan langsung memerintahkan Warek I untuk mengidentifikasi mata kuliah apa saja yang dapat dilaksanakan secara online di UT. Diharapkan tahun ini, UNIPMA sudah dapat mengikutsertakan mahasiswanya menempuh mata kuliah dengan sistem Pendidikan Jarak Jauh di UT.

 

Kegiatan sosialisasi dan promosi terakhir dilakukan dengan kunjungan ke kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Madiun. Direktur UT Surabaya didampingi oleh pengurus Pokjar Kota Madiun, Drs. Supriarjo yang juga menjabat sebagai Kabid Pendidikan Dasar dan TK SD di Kantor Dinas Pendidikan Kota Madiun. Kedatangan Direktur UT Surabaya disambut oleh Sekretaris BKD Kota Madiun Ibu Dwi dan Kepala BKD, Drs. Haris Rahmanuddin.

 



madiun 6

                                                        

Foto bersama Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Madiun setelah melakukan sosialisasi dan penjajakan kerjasama dengan UPBJJ-UT Surabaya.

 


Dalam kesempatan tersebut, Direktur UT Surabaya tak lupa menyampaikan selamat atas promosi jabatan yang diemban bu Dwi yang sebelumnya bertugas sebagai Kabid Pendidikan Dasar dan TK SD dan saat ini dipercaya sebagaio SEkretaris BKD Kota Madiun. Melalui jabatan baru ini, dapat membantu promosi UT di Kota Madiun. Selama ini Dinas Pendidikan Kota Madiun sudah memberikan bantuan beasiswa bagi guru PGSD dan PAUD yang sudah sarjana tetapi tidak linier untuk melanjutkan studi pada program PGSD – BI melalui UT. Jika sebelumnya beasiswa hanya bagi guru yang berstatus PNS, mungkin kedepan bisa diberikan juga pada guru-guru honorer.

 

 

Kepala BKD Kota Madiun, Drs. Haris Rahmanuddin, menyampaikan bahwa regulasi yang ada saat ini tidak memungkinkan memberikan bantuan beasiswa untuk guru honorer. Namun, ada beberapa kerjasama yang bisa dilakukan antara BKD Kota Madiun dengan UT Surabaya, misalnya memberikan informasi kepada para Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kota Madiun untuk melanjutkan studi kejenjang S1, S2 dan S3 di UT. Dalam waktu dekat, BKD Kota Madiun akan mencoba mendata ASN yang belum S1, dan bagi yang sudah S1 diarahkan untuk menempuh jenjang S2, khususnya guru SD dan Kepala Sekolah, serta para pejabat yang berencana menempu S3 akan dibantu dalam proses penerbitan tugas atau ijin belajar.

 

Semoga sosialisasi di kota Madiun ini membawa hasil yang menggembirakan dan beberapa rintisan kesepakatan kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah dan swasta dapat terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama sehingga jumlah mahasiwa UT Surabaya dapat terus meningkat. Amin.

 

Kontributor: Pardamean Daulay



Perkenalkan Program Doktor Administrasi Publik:

UT Surabaya Gandeng Sekda Kabupaten Jombang


Universitas Terbuka (UT) kembali mendapat kepercayaan dari Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk membuka program studi baru. Melalui Keputusan Menristekdikti Nomor 790/KPT/I/2019, tanggal 3 September 2019, UT diberi kesempatan untuk menyelenggaarakan program pendidikan S3 dengan sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) pertama di Indonesia, yaitu Program Doktor Administrasi Publik (DAP) dan Program Doktor Ilmu Manajemen (DIM). Sebagai tahap awal, UT Pusat hanya memperkenankan tiga UPBJJ untuk membuka program Doktor, yaitu UT Jember untuk program Doktor Ilmu Manajemen, UT Serang untuk program Doktor Administrasi Publik dan program Doktor Ilmu Manajemen, dan UT Surabaya untuk program Doktor Administrasi Publik. Kepercayaan yang diberikan kepada UT Surabaya sebagai penyelenggara program Doktor Administrasi Publik, tentu menjadi suatu kehormatan bagi segenap keluarga besar UPBJJ-UT Surabaya. Untuk itulah, UT Surabaya telah melakukan sosialisasi Program Doktor Administrasi Publik kepada para pejabat dan Aparat Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Jombang, pada tanggal 07 Januari 2020.

Sosialisasi program Doktor kali ini terlaksana berkat kerjasama yang baik dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang, Dr. Akhmad Zazuli, M.Si. Kegiatan sosialisasi dimulai pukul 13.00 Wib di ruang kerja Sekda Jombang, yang diikuti sebanyak 22 orang, diantaranya, Kepala BKD Jombang, Kepala Bidang Pemerintahan I, Kepala Dinas Sosial, Kepala Informasi dan Komunikasi, serta beberapa orang yang berprofesi sebagai guru. Selain itu, hadir juga Kepala PU Kabupaten Mojokerto, Camat Mojokerto, dan pejabat lain yang berminat mengikuti Program Doktor. Sementara itu, rombongan dari UT dipimpin oleh Direktur UT Surabaya, Dr. Suparti, M.Pd, Ketua Program Studi Program Administrasi Publik, Dr. Susanti, M.Si, Penangungjawab Program Pascasarajana di UT Surabaya, Dr. Pardamean Daulay, S.Sos., M.Si dan Penangung Jawab wilayah Kabupaten Jombang, Drs. Abdul Fakih, M.Pd.

jombang 1

Peserta mendengarkan dengan antusias pemaparan yang disampaikan oleh

Ketua Program Doktor Administrasi Publik, Dr. Susanti, M.Si

 

Acara sosialisasi dibuka oleh Sekda Jombang, yang menyampaikan tujuan pertemuan dan memperkenalkan sekilas tentang UT. Selain itu, beliau juga memberikan motivasi kepada para pejabat yang hadir yang disebutnya dengan calon doktor agar jangan ragu-ragu untuk menempuh program Doktor di UT karena kredibilitas UT dalam menyelenggarakan sistem pendidikan Jarak Jauh (PJJ) sudah teruji. Ia juga meyakini, kuliah S3 di UT selain mendapat ilmu pengetahuan dan kompetensi, tetapi juga memiliki prospek untuk karir dan jabatan dimasa depan.

Dalam sambutannya, Direktur UT Surabaya menyampaikan terimakasih atas kehadiran para undangan dan niat mengikuti kuliah program Doktor Administrasi Publik di UT. Beliau juga menyampaikan bahwa UT merupakan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang hadir dan dihadirkan pemerintah untuk membantu segenap anak bangsa di dalam dan luar negeri dalam belajar dan meningkatkan kemampuan diri tanpa terkendala ruang, waktu. Terlebih di “Era Revolusi Industri 4.0” saat ini, yang ditandai dengan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi dan berkembangnya penggunaan Internet. Era ini juga akan mendorong lahirnya pekerjaan-pekerjaan baru yang menuntut berbagai kemampuan baru, serta menggeser pekerjaan-pekerjaan lama dengan kemampuan basi. Oleh karena itu, di era digital saat ini, kebutuhan SDM yang berkualitas dan memiliki daya saing bukan lagi sebuah keniscayaan terutama dalam menghadapi ketatnya kompetisi dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam rangka itulah, Direktur UT Surabaya, menyampaikan bahwa UT siap melayani para undangan yang hadir untuk merealisasikan niat yang tulus melanjutkan pendidikan ke jenjang S3 atau Doktor. Beliau juga menegaskan, model pembelajaran yang fleksibel yang diterapkan di UT, tidak akan mengganggu tugas ibu dan bapak di kantor karena belajar di UT dapat dilaksanakan sambil bekerja.

jombang 2

Foto bersama Sekda Kabupaten Jombang (Dr. Akhmad Zazuli, M.Si), Direktur UT Surabaya (Dr. Suparti, M.Pd), Ketua Program Doktor Administrasi Publik (Dr. Susanti, M.Si), Penangungjawab Program Doktor di UPBJJ-UT Surabaya (Dr. Pardamean Daulay, S.Sos., M.Si) dan seluruh calon mahasiswa program Doktor Administrasi Publik dari Kabupaten Jombang dan Mojokerto.


Sementara itu, pemaparan tentang program Doktor di UT disampaikan oleh Ketua Program Doktor Administrasi Publik, Dr. Susanti, M.Si. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa program Doktor Administrasi Publik diselenggarakan dengan sistem paket. Artinya, setiap mahasiswa wajib mengikuti dan berhak memperoleh rangkaian layanan program dan mata kuliah semester beserta pembiayaanya. Dalam penyelenggaraannya mahasiswa wajib mengikuti layanan tutorial secara blended atau modus pandua/kombinasi antara sinkronus (tutorisal tatap muka/TTM atau tutorial berbasis web/Tuweb) dengan asinkronus (tutorial online atau Tuton). Program Doktor Administari Publik ditempuh selama 6 semester dan sebelum lulus mahasiswa wajib membuat Tugas Akhir Program doctor (TAPD/Disertasi sebagai karya tulis ilmiah dan menghasilkan artikel untuk dipublikasikan pada jurnal ilmiah bereputasi. Proses pembimbingan dilakukan mulai dari penyusunan proposal hingga siding TAPD oleh tim promotor sebanyak tiga orang pembimbing. Diakhir pemaparannya, Dr. susanti, M.Si, mengharapkan kepada semua yang hadir untuk melengkapi kelengkapan berkas persyaratan program doktor di UT.

Semua peserta sangat antusias mendengarkan paparan yang disampaikan dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Antusias yang sangat besar ditunjukkan pasca berakhirnya kegiatan sosialisasi yaitu dengan adanya penunjukkan Ketua Komunitas, yaitu Kepala BKD Kabupaten Jombang dan Sekretaris bapak Heru (PLT Kepala Sekolah), dan Kepala Dinas PU Mojokerto sebagai koordinator calon mahasiswa dari Mojokerto. Semoga dengan terbentuknya pengurus tersebut dapat merealisasikan pembukaan program Doktor Administrasi Publik di UT Surabaya.

Kontributor: Pardamean Daulay





UT SURABAYA SIAP TINGKATKAN KUALITAS SDM

DI KABUPATEN MAGETAN

 

Peningkan jumlah mahasiswa selalu menjadi agenda rutin yang harus terus menerus digelorakan. Dalam rangka itulah, Direktur Universitas Terbuka (UT) Surabaya Dr. Suparti, M.Pd didampingi dua staf Dr. Pardamean Daulay, S.Sos., M.Si dan Misno melakukan kegiatan audiensi dan sekaligus penjajakan kerjasama dengan Bupati Magetan, Dr. Suparwoto, M.Si, pada tanggal 6 Januari 2020. Kegiatan audiensi ke Kabupaten Magetan merupakan salah satu program sosialisasi yang paling mendesak untuk mendukung peningkatan jumlah Angka Partisipasi Mahasiswa (APM), karena berdasarkan data Manajer registrasi dan pengujian UT Surabaya menunjukkan bahwa beberapa semester terakhir, jumlah mahasiswa UT di Kabupaten Magetan cenderung mengalami penurunan. Meskipun sudah ditopang dengan keberadaan pengurus Kelompok Belajar (Pokjar), tetapi nampaknya pergerakan jumlah mahasiswa di Kabupaten Magetan juga belum sesuai harapan.

 

Kedatangan Direktur UT Surabaya, diterima oleh Bupati Magetan dengan penuh keakraban. Pertemuan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebuyt dilaksanakan di ruang kerja Bupati Magetan. Dalam pertemuan tersebut turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan, Drs. Suwoto, M.Pd. Pertemuan diawali dengan menyampaikan tujuan audiensi dan dilanjutkan dengan penjelasan dari Direktur UT Surabaya tentang UT sebagai perguruan tinggi negeri yang cara pembelajarannya berbeda dengan universitas negeri lain, dimana pembelajarannya menggunakan sistem jarak jauh. Secara operasional, UT berkantor Pusat di Jakarta dan memiliki Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) di setiap Provinsi, salah satunya UPBJJ-UT Surabaya yang memiliki mitra kerja di 18 Kabupaten/Kota, termasuk Kabupaten Magetan.

 

magetan 1

Foto Direktur UT Surabaya memaparkan program-program UT di depan Bupati Magetan

dan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Magetan.

 

Direktur UT Surabaya juga menjelaskan bahwa selama ini, UT telah berkontribusi dalam peningkatan SDM di Kabupaten Magetan, terutama dalam peningkatan kualifikasi guru SD yang masih berpendidikan SLTA, dan D-2 untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 atau sarjana. Namun, beberapa semester terakhir ini, jumlah mahasiswa UT di Kabupaten Magetan cenderung mengalami penurunan dan tentu saja tidak sesuai harapan. Dalam pertemuan tersebut, secara khusus, Direktur UT Surabaya menyampaikan keinginan dan harapan agar UT ke depan diberikan kesempatan untuk berkontribusi lebih banyak lagi dalam meningkatkan SDM Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perangkat Desa, sekaligus permohonan bantuan beasiswa bagi calon mahasiswa UT yang berdomisili di Kabupaten Magetan.

 

Pertemuan ini berjalan harmonis dengan adanya respon yang baik dari Bupati Magetan. Dalam arahannya beliau menyampaikan menyambut positif penawaran UT Surabaya dalam peningkatan SDM di Kabupaten Magetan. Dari beberapa program yang ditawarkan, beliau sangat mendukung proram peningkatan aparat pemerintahan Desa karena kebutuhan ini cukup mendesak. Hal ini disebabkan, tingkat kompetensi aparat Desa di Kabupaten Magetan belum seperti yang diharapkan, sementara disisi lain jumlah dana desa yang dikucurkan untuk setiap desa perlu dikelola dengan baik sehingga diperlukan teknik pertanggungjawaban anggaran secara akuntabel.


magetan 2

 

Direktur UT Surabaya menyerahkan Cendramata Kepada Bupati Magetan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan dan Penanggungjwab Pascasrajana UPBJJ-UT Surabaya.

 

 


 

Untuk peningkatan kompetensi aparatur Desa, Bupati Magetan pada ksempatan tersebut langsung menugaskan Kepala Dinas Pendidikan untuk mendata dan menjajaki kemungkinan kerjasama yang bisa dilakukan dengan UT dalam rangka peningkatan kualitas SDM di Magetan, khususnya peningkatan kualifikasi guru SD dan PAUD serta aparat Pemerintahan Desa. Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan, berjanji akan mendata guru-guru SD dan PAUD yang berkualifikasi pendidikann belum linier, kemudian diarahkan untuk menempuh pendidikan Prodi S-1 PGSD – BI di UT. Jika dimungkinkan Bupati Magetan diharapkan dapat mengalokasikan bantuan beasiswa kepada guru-guru SD dan PAUD tersebut.

 

Sebelum audianesi berakhir Direktur UT Surabaya memberikan cendramata sebagai ungkapan terimakasih dan simbol persaudaraan. Semoga audiensi ini akan membawa hasil menggembirakan dan kesepakatan kerja sama dengan Bupati Magetan dapat direalisasikan secepatnya, serta UT Surabaya siap meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Magetan.

 

Kontributor: Pardamean Daulay

 

Berita Terbaru

TUTOR UT SURABAYA BERSINERGI MENCERDASKAN BANGSA
TUTOR UT SURABAYA BERSINERGI MENCERDASKAN BANGSA

  TUTOR UT SURABAYA BERSINERGI MENCERDASKAN BANGSA
Demi menjawab tantangan global, pemerintah mencanangkan untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi yang ditargetkan mencapai 50 persen pada lima tahun mendatang. AP [ ... ]

UT Surabaya Gelar OSMB Pertama Bagi Mahasiswa Prog...
UT Surabaya Gelar OSMB Pertama Bagi Mahasiswa Program Doktor

UT Surabaya Gelar OSMB Pertama
Bagi Mahasiswa Program Doktor
  Agar sukses kuliah di UT, diperlukan Duiiiit, tapi bukan uang/money ya", melainkan DUIIIIT yaitu Doa - Usaha - Ikhtiar - Ikhlas - Inisiatif - Istiqomah - Istighfar dan Tawakal. Dem [ ... ]

Untuk Memantapkan Menjadi Mahasiswa UT yang Cerdas...
Untuk Memantapkan Menjadi Mahasiswa UT yang Cerdas, UT Surabaya Selenggarakan OSMB Prodi S1-Non Pendas dan Pendas Masa Registrasi 2020.1

Untuk Memantapkan Menjadi Mahasiswa UT yang Cerdas, UT Surabaya Selenggarakan OSMB Prodi S1-Non Pendas dan Pendas Masa Registrasi 2020.1  Universitas Terbuka sebagai Cyber University, penyelenggaraannya menerapkan sistem belajar jarak jauh deng [ ... ]

PAMERAN PERGURUAN TINGGI DI AUDITORIUM Dr. KH. MU...
PAMERAN PERGURUAN TINGGI  DI AUDITORIUM Dr. KH. MUSTA'IN ROMLY UNDAR JOMBANG

MENGAWALI 2020 UNIVERSITAS TERBUKA SURABAYA MENARIK MINAT BELAJAR MASYARAKAT PADA EXPO CAMPUS - PAMERAN PERGURUAN TINGGI DI AUDITORIUM Dr. KH. MUSTA'IN ROMLY UNDAR JOMBANG   Mengawali perjalanan 2020, UT Surabaya melakukan sosialisasi dan [ ... ]

PERKENALKAN PROGRAM DOKTOR, DIREKTUR UT SURABAYA ...

  PERKENALKAN PROGRAM DOKTOR, DIREKTUR UT SURABAYA BERI SAMBUTAN DIDEPAN PESERTA APEL PAGI KANTOR WALIKOTA MADIUN   Hingga saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengenal Universitas Terbuka secara menyeluruh. Hal ini terbukti d [ ... ]

Perkenalkan Program Doktor Administrasi Publik: U...

Perkenalkan Program Doktor Administrasi Publik: UT Surabaya Gandeng Sekda Kabupaten Jombang
Universitas Terbuka (UT) kembali mendapat kepercayaan dari Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk membuka program studi baru. [ ... ]

UT SURABAYA SIAP TINGKATKAN KUALITAS SDM DI KABUPA...

UT SURABAYA SIAP TINGKATKAN KUALITAS SDM DI KABUPATEN MAGETAN   Peningkan jumlah mahasiswa selalu menjadi agenda rutin yang harus terus menerus digelorakan. Dalam rangka itulah, Direktur Universitas Terbuka (UT) Surabaya Dr. Suparti, M.Pd di [ ... ]

Pengumuman

PERUBAHAN JADWAL SUO UJIAN ULANG (UJUL) MASA 2019....

Diberitahukan kepada seluruh Mahasiswa UT Surabaya, bahwa pelaksanaan SUO Ujian  [ ... ]

Layanan Informasi dan Keluhan

Layanan Informasi dan Keluhan  

Pembatalan Acara Wisuda 2020.1 Terkait Pencegahan ...

Menindaklanjuti surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 3549/A.A5/ [ ... ]

Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) ...

Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) Universitas Terbuka UPBJJ Sur [ ... ]

Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) Mahasiswa F...
Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB)  Mahasiswa FE, FHISIP, FST, & FKIP  Semester 2019/20.2 (2020.1)


Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) Mahasiswa FE, FHISIP, FST, & FKIP
 [ ... ]

Jadwal Pelaksanaan Ujian SUO Ujian Ulang (UJUL) da...

Jadwal Pelaksanaan Ujian SUO Ujian Ulang (UJUL) dan Reguler 2020.1
SUO adalah [ ... ]

PENGUMUMAN WISUDA UT SURABAYA 2020.1 (2019/2020.2)
PENGUMUMAN WISUDA UT SURABAYA 2020.1 (2019/2020.2)

PENGUMUMAN WISUDA UT SURABAYA 2020.1 (2019/2020.2)
Untuk dapat mengikuti  [ ... ]

pemberkasan.ut.ac

laman kit

laman tutor

lmn mahasiswa

lmn pokjar

Follow Us : facebook  twitter  feed  google